Pada bulan Februari 2026, New Delhi menjadi tuan rumah KTT Dampak AI India 2026, sebuah peristiwa bersejarah yang menegaskan pengaruh India yang semakin meningkat dalam bidang kecerdasan buatan (AI). KTT ini, yang berlangsung dari 16 hingga 21 Februari di Bharat Mandapam, merupakan yang keempat dari serangkaian pertemuan global tentang AI, setelah KTT Keamanan AI Bletchley Park pada tahun 2023, KTT AI Seoul pada tahun 2024, dan KTT Aksi AI di Paris pada tahun 2025. Diselenggarakan di bawah Misi IndiaAI oleh Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi, ini adalah KTT pertama dalam rangkaian ini yang diadakan oleh negara-negara Global South, menandakan pergeseran menuju tata kelola AI global yang lebih inklusif. (en.wikipedia.org)
Inaugurasi ktt pada 19 Februari ditandai dengan pidato dari Perdana Menteri Narendra Modi, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres. Partisipasi mereka menyoroti pentingnya acara ini di panggung internasional. Agenda ktt terstruktur di sekitar tiga pilar fundamental, yang disebut "Sutra": People, Planet, and Progress. Pilar-pilar ini memandu diskusi di tujuh kelompok kerja tematik, dengan fokus pada area seperti AI untuk pertumbuhan ekonomi, kebaikan sosial, mendemokrasikan sumber daya AI, inklusi untuk pemberdayaan sosial, AI yang aman dan terpercaya, modal manusia, sains, ketahanan, inovasi, dan efisiensi. (en.wikipedia.org)
Salah satu fitur penting dari ktt adalah India AI Impact Expo, yang diresmikan oleh Perdana Menteri Modi pada 16 Februari. Expo ini menampilkan lebih dari 300 exhibitor dari 30 negara, memamerkan aplikasi AI di sektor kesehatan, pertanian, pendidikan, dan industri berkelanjutan. Perpanjangan expo hingga 21 Februari, akibat respon publik yang luar biasa, menegaskan minat dan keterlibatan yang berkembang dalam teknologi AI. (en.wikipedia.org)
KTT ini juga berfungsi sebagai platform untuk pengumuman penting dalam pengembangan AI. Sarvam AI, sebuah laboratorium AI India, meluncurkan generasi baru model bahasa besar, termasuk model dengan 30 miliar dan 105 miliar parameter yang menggunakan arsitektur campuran pakar. Selain itu, model BharatGen Param2 yang didukung pemerintah, sebuah model dengan 17 miliar parameter yang mendukung 22 bahasa India dengan kemampuan multimodal, juga diluncurkan. Perkembangan ini mencerminkan komitmen India untuk memajukan teknologi AI yang disesuaikan dengan keragaman linguistik dan budaya. (en.wikipedia.org)
Namun, ktt ini tidak lepas dari kritik. Observator menunjuk pada masalah organisasi, seperti salah penyajian produk non-India sebagai produk India dan penekanan yang dirasakan pada aktivitas pameran perdagangan ketimbang diskusi tata kelola yang substansial. Kritikan ini menyoroti tantangan dalam menyeimbangkan promosi pencapaian nasional dengan kebutuhan untuk kolaborasi internasional yang bermakna dan pengembangan kebijakan dalam tata kelola AI. (en.wikipedia.org)
KTT Dampak AI India 2026 mewakili langkah signifikan dalam diskursus global tentang tata kelola AI. Dengan menjadi tuan rumah ktt ini, India telah memposisikan dirinya sebagai pemain kunci dalam membentuk masa depan AI, menekankan pentingnya pendekatan yang inklusif dan praktis terhadap pengembangan dan penerapan AI. Fokus acara ini pada hasil yang dapat diambil tindakan dan kerjasama internasional menetapkan preseden untuk ktt AI mendatang, yang bertujuan untuk mengatasi tantangan dan peluang kompleks yang dihadirkan oleh kecerdasan buatan pada skala global.