Future of Transportation4 menit baca

Transformasi Hijau: Kebijakan dan Inovasi AS yang Mengubah Transportasi

Jelajahi bagaimana kebijakan dan inovasi teknologi AS baru-baru ini mendorong transformasi menuju masa depan transportasi yang berkelanjutan.

Sektor transportasi di Amerika Serikat mengalami transformasi mendalam, didorong oleh kombinasi kebijakan pemerintah yang ketat dan inovasi teknologi yang revolusioner. Transisi hijau ini bertujuan mengurangi emisi karbon, meningkatkan efisiensi, dan mendorong mobilitas berkelanjutan di seluruh negara.

Kebijakan Pemerintah yang Mengarahkan Transformasi Hijau

Pada Maret 2024, Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) AS menerapkan standar emisi ketat untuk truk dan bus berat, menargetkan model tahun 2027 hingga 2032. Regulasi ini diproyeksikan dapat mencegah hingga 1 miliar ton emisi gas rumah kaca selama tiga dekade ke depan, memberikan manfaat kesehatan masyarakat dan ekonomi sekitar $13 miliar. Inisiatif ini sangat bermanfaat bagi 72 juta warga AS yang tinggal di dekat jalur pengangkutan, yang secara tidak proporsional terpengaruh oleh polusi udara. (apnews.com)

Di tingkat federal, Undang-Undang Investasi Infrastruktur dan Pekerjaan (IIJA), yang diberlakukan pada November 2021, mengalokasikan dana besar untuk memodernisasi infrastruktur transportasi. Undang-undang ini mencakup $66 miliar untuk kereta penumpang dan barang, $7,5 miliar untuk membangun jaringan pengisi daya kendaraan listrik, dan $27 miliar untuk program yang ditujukan mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor transportasi. (en.wikipedia.org)

Sebagai pelengkap upaya ini, Undang-Undang Pengurangan Inflasi (IRA) tahun 2022 memperkenalkan kredit pajak untuk mendorong adopsi kendaraan listrik (EV). IRA memperbarui kredit pajak $7.500 untuk EV baru dengan memperkenalkan dua kredit $3.750 berdasarkan rantai pasokan mineral kritis dan komponen baterai kendaraan. Selain itu, kredit pajak baru sebesar $4.000 ditetapkan untuk pembelian EV bekas, dengan tujuan membuat transportasi bersih lebih accesibel bagi rumah tangga berpendapatan rendah dan menengah. (en.wikipedia.org)

Inovasi Teknologi yang Mempercepat Transportasi Berkelanjutan

Kemajuan teknologi memiliki peran penting dalam mempercepat pergeseran menuju transportasi berkelanjutan. Sistem Transportasi Udara Generasi Berikutnya (NextGen) adalah contoh utama, dengan tujuan untuk memodernisasi sistem pengendalian lalu lintas udara AS. Dengan menerapkan navigasi berbasis satelit dan teknologi komunikasi canggih, NextGen diperkirakan dapat menghemat 2,8 miliar galon bahan bakar hingga tahun 2030 dan mengurangi emisi karbon lebih dari 650 juta ton metrik antara 2020 hingga 2040. (en.wikipedia.org)

Di sektor maritim, Yara Birkeland, sebuah kapal kargo otonom dan sepenuhnya listrik, menunjukkan lompatan signifikan menuju dekarbonisasi pengiriman. Diluncurkan oleh perusahaan Norwegia Yara International, kapal ini dirancang untuk menggantikan sekitar 40.000 perjalanan truk bertenaga diesel setiap tahunnya, yang memperlihatkan potensi elektrifikasi dalam transportasi berat. (thebreakthrough.org)

Studi Kasus Dunia Nyata yang Menunjukkan Transformasi Hijau

Aturan Transit Bersih Inovatif (ICT) di California mewajibkan semua agensi transportasi publik di negara bagian itu beralih ke bus tanpa emisi pada tahun 2040, dengan persyaratan semua pembelian bus baru harus tanpa emisi pada tahun 2029. Regulasi ini diperkirakan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sebanyak 19 juta ton metrik, setara dengan menghapus empat juta mobil dari jalan. (en.wikipedia.org)

Di tingkat federal, Undang-Undang Kereta Api Berkecepatan Tinggi Amerika, yang diperkenalkan pada Maret 2024, mengusulkan investasi sebesar $205 miliar selama lima tahun untuk mengembangkan koridor kereta berkecepatan tinggi dan lebih tinggi di seluruh Amerika Serikat. Undang-undang ini bertujuan untuk membangun jaringan kereta berkecepatan tinggi secara nasional, mengurangi emisi karbon, dan menyediakan alternatif kompetitif untuk transportasi jalan raya dan udara antar kota. (en.wikipedia.org)

Kesimpulan: Cakrawala Hijau untuk Transportasi AS

Kombinasi kebijakan pemerintah yang kuat dan inovasi teknologi semakin mengarahkan Amerika Serikat menuju masa depan transportasi berkelanjutan. Hingga tahun 2030, dampak gabungan dari inisiatif ini diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon terkait transportasi hingga 40% dibandingkan dengan level tahun 2005, sejalan dengan tujuan iklim negara tersebut. Transformasi ini tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga menjanjikan manfaat ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesehatan masyarakat. Seiring kebijakan dan teknologi ini terus berkembang, AS siap untuk memimpin dalam pergeseran global menuju transportasi hijau.

Referensi