Pada 2024, sektor energi terbarukan global mengalami pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan Tiongkok memimpin langkah tersebut dan Amerika Serikat mengalami pergeseran kebijakan yang signifikan yang telah membentuk kembali lanskap energinya.
Ekspansi Tiongkok yang Tak Terbandingkan dalam Energi Terbarukan
Komitmen Tiongkok terhadap energi terbarukan telah bersifat transformasional. Antara 2021 dan 2024, negara ini menginstal kapasitas angin dan solar hampir setara dengan jumlah yang dicapai oleh seluruh dunia, melampaui target energi bersih 2030 enam tahun lebih awal. Hanya dalam tahun 2025, Tiongkok menambah 210 gigawatt (GW) kapasitas solar dan 51 GW kapasitas angin, menegaskan posisinya sebagai pemimpin global dalam energi terbarukan. (lemonde.fr)
Ekspansi yang cepat ini tidak hanya bersifat kuantitatif tetapi juga kualitatif. Tiongkok telah berinvestasi besar-besaran dalam sistem transmisi tegangan sangat tinggi, solusi penyimpanan baterai skala besar, dan elektrifikasi industri serta bangunan. Menjelang pertengahan 2025, listrik telah menjadi sumber energi dominan di sektor industri dan perumahan, dengan adopsi kendaraan listrik (EV) mulai menantang dominasi minyak dalam transportasi. Pada paruh pertama 2025, sumber energi bersih memenuhi seluruh permintaan daya baru, yang mengakibatkan pengurangan signifikan dalam konsumsi bahan bakar fosil. (lemonde.fr)
Pengaruh Tiongkok meluas melampaui perbatasannya melalui dominasinya dalam produksi dan inovasi teknologi bersih. Pada tahun 2022, negara ini menyumbang lebih dari 80% pengajuan paten energi bersih global, mendorong kemajuan dalam panel solar efisiensi tinggi dan teknologi pengisian cepat EV. Inovasi-inovasi ini telah membuat teknologi bersih lebih mudah diakses di seluruh dunia, memposisikan Tiongkok sebagai pemain kunci dalam transisi energi global. (lemonde.fr)
Pergeseran Kebijakan AS dan Tantangan Energi Terbarukan
Sebaliknya, pergeseran kebijakan signifikan di AS telah berdampak pada sektor energi terbarukannya. Pada Agustus 2025, Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), di bawah pemerintahan Trump, membatalkan program "Solar for All" senilai $7 miliar. Inisiatif yang diciptakan di bawah pemerintahan Biden ini bertujuan untuk mendukung instalasi energi solar untuk lebih dari 900.000 rumah tangga berpenghasilan rendah di AS. Administrator EPA Lee Zeldin mengutip perubahan legislatif baru-baru ini sebagai alasan pembatalan program ini, suatu langkah yang menghadapi kritik dari advokat lingkungan dan tantangan hukum. (apnews.com)
Pergeseran kebijakan lebih lanjut terjadi pada Juli 2025 ketika Senat AS mengesahkan RUU anggaran yang dipimpin oleh Republik yang membalikkan komponen utama dari undang-undang perubahan iklim 2022. RUU tersebut mempercepat penghapusan kredit pajak untuk sumber energi terbarukan seperti angin dan solar, menetapkan batas waktu layanan 2027 untuk proyek-proyek mendatang. Sementara para pendukung berargumen bahwa langkah tersebut menghemat uang pembayar pajak dan meningkatkan sektor energi tradisional, para kritikus memperingatkan hal itu bisa menghambat pertumbuhan industri, meningkatkan biaya utilitas, dan mengancam keandalan jaringan. (apnews.com)
Pertumbuhan Energi Terbarukan Global dan Inovasi Teknologi
Meskipun tantangan kebijakan di beberapa daerah, sektor energi terbarukan global telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Pada 2024, instalasi energi terbarukan mencapai rekor tertinggi, dengan 92,5% dari produksi listrik baru berasal dari sumber bersih seperti solar dan angin. Lonjakan ini terutama didorong oleh kontribusi Tiongkok, yang menyumbang hampir 64% dari kapasitas terbarukan baru. Badan Energi Terbarukan Internasional (IRENA) menekankan pentingnya mempercepat transisi energi bersih, menyoroti manfaat seperti penciptaan lapangan kerja, biaya energi yang lebih rendah, dan pengurangan polusi. (apnews.com)
Kemajuan teknologi telah memainkan peran krusial dalam ekspansi ini. Pada tahun 2023, Badan Energi Internasional (IEA) melaporkan bahwa dunia menambahkan jumlah terbarukan yang memecahkan rekor ke dalam sistem listrik, lebih banyak daripada total kapasitas daya Jerman dan Spanyol digabungkan. Energi solar dan angin berada di garis terdepan dari ekspansi yang cepat ini, memimpin ekonomi energi global baru. (asce.org)
Inovasi dalam penyimpanan energi juga sangat penting. Perusahaan Heat Vault, sebuah startup yang berbasis di Inggris, telah mengembangkan sistem penyimpanan energi bawah tanah menggunakan batuan yang terjadi secara alami untuk menyimpan energi terbarukan dalam bentuk panas. Sistem ini mengatasi ketidakstabilan sumber energi terbarukan, memungkinkan durasi penyimpanan energi berkisar dari hari hingga dekade. Desain modular memungkinkan pembangunan yang fleksibel, dari instalasi kecil hingga kapasitas gigawatt-jam atau terawatt-jam, mendukung adopsi luas energi terbarukan. (startus-insights.com)
Jalan ke Depan: Menyeimbangkan Pertumbuhan dan Kebijakan
Lonjakan global dalam energi terbarukan menghadirkan baik peluang maupun tantangan. Ekspansi cepat Tiongkok menawarkan model untuk pelaksanaan berskala besar, sementara pergeseran kebijakan di AS menyoroti kompleksitas dalam menyeimbangkan pertimbangan ekonomi, politik, dan lingkungan. Komunitas internasional harus menavigasi dinamika ini untuk memastikan transisi energi yang berkelanjutan dan adil.
Saat dunia terus berjuang melawan perubahan iklim, peran energi terbarukan menjadi semakin penting. Kemajuan teknologi dan ekspansi infrastruktur terbarukan menjanjikan, tetapi komitmen politik yang berkelanjutan dan perencanaan strategis sangat penting untuk mempertahankan momentum. Pengalaman Tiongkok dan AS menegaskan pentingnya kebijakan yang koheren yang mendukung pengembangan energi terbarukan sambil mengatasi implikasi ekonomi dan sosial.
Referensi
- EPA cancels $7 billion Biden-era grant program to boost solar energy - AP News
- Gujarat Hybrid Renewable Energy Park - Wikipedia
- Renewable energy jumps to new high, powered by China solar boom - AP News
- Republican budget bill dismantles climate law passed by Democrats - AP News
- Fervo Energy - Wikipedia
- South Fork Wind - Wikipedia
- BIG WIRES Act - Wikipedia
- Australian Renewable Energy Hub - Wikipedia
- Iberdrola - Wikipedia
- Top 10 Renewable Energy Trends in 2026 | StartUs Insights
- World’s renewable energy capacity grew at record pace in 2023 | The Guardian
- Renewables surged globally in 2024, new data shows - Axios
- China built the industrial spine of the global energy transition by leveraging its huge domestic market - Le Monde
- At Davos, Phasing Out Fossil Fuels Is No Longer Debatable - Time
- Top 5 Progress Propelling the Renewable Energy Sector Toward a Trillion-Dollar Market in 2024 - BIS Research
- Solar expansion leads renewable energy to provide over a fifth of U.S. electrical generation in 2023 - Solar Daily
- Renewable energy to grow a record amount in 2023, report says | ASCE
- Renewable energy projects currently underway (2025-2027) - Under the Hard Hat
- Top Renewable Energy Breakthroughs of 2023 - Graphic Eagle
- 2025 Energy Sector Roundup: Major Developments in North America and Europe - LinkedIn